This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Friday, 30 November 2012


BUDAYA TRADISIONAL INDONESIA


Perkembangan zaman yang semakin modern membuat budaya tradisional bangsa kita sendiri menjadi terlupakan.Budaya asing yang masuk ke Indonesia semakin banyak , mulai dari pakaian , tarian dan yang lainnya masih banyak lagi .
Semua orang berlomba-lomba mencari barang import , seakan-akan mereka lupa bahwa Indonesia dapat memproduksi barang-barang yang tidak kalah bagusnya .
Mereka selalu merasa bangga pergi ke luar negeri padahal  Indonesia pun memiliki banyak tempat yang indah .
Tarian-tarian yang berasal dari budaya asing seakan mengalahkan tarin asli Indonesia seperti jaipong , tari piring dan reog ponorogo .
Mengapa budaya kita sendiri tidak menjadi raja dinegara kita sendiri ? Mengapa harus budaya asing ? .
Entah apa yang terbersit dibenak kita , jika budaya asli negeri tercinta ini Indonesia diklaim oleh negara tetangga kita  , seakan kita seperti kebakaran jenggot !! .  berusaha mempertahankan budaya yang diklaim tersebut tetapi kalau tidak terjadi pengklaiman budaya itu , kita hanya bersantai ria , tidak berusaha memperkaya diri kita untuk menjadikan budaya asli Indonesia tersebut menjadi raja di negeri sendiri .
Seharusnya kita selalu bangga akan budaya tradisional Indonesia , bukan membiarkan budaya asing menjadi raja diatas tanah air kita dan merusak citra bangsa . 

MAHALNYA PENDIDIKAN DI INDONESIA

Banyak yang mengatakan bahwa pendidikan akan gratis. Namun, kenyataannya hingga saat ini anak-anak yang kurang mampu dan bertempat tinggal di pinggiran kota, desa, pedalaman masih sangatlah sulit untuk duduk dibangku sekolah dengan masalah biaya sekolah yang masih mahal menurut mereka.
Kata-kata “sekolah akan gratis!!!” itu hanya terdengar saat kampanye-kampanye pemilihan kepala daerah dan sebagainya. Kata-kata itu hanya sebagai ajang promosi tapi hingga saat ini tidak ada yang dilaksanakan. Masih banyak anak-anak yang kecewa kepada pemerintah dalam menangani masalah pendidikan ini.
            Meskipun terdapat sekolah ditegah pedesaan atau biasa disebut dengan sekolah darurat, tetap saja fasilitas yang didapatkan sangatlah minim. Padahal anak-anak sangatlah bersemangat untuk sekolah. Dimusim hujan, mereka harus diliburkan karena bangunan sekolah yang tidak dapat dipakai.
            Beda halnya dengan diperkotaan, sekolah berlomba-lomba meningkatkan fasilitasnya meskipun dengan biaya yang mahal. Bagi orang-orang kota hal itu tidaklah masalah asalkan anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang layak.
            Harusnya pemerintah melihat permasalahan ini. Perbedaan yang signifikan mengenai perkembangan pendidikan diperkotaan dan dipedesaan. Wujudkan mimpi anak-anak yang kurang mampu. Jadikan kata-kata pada saat kampanye itu menjadi kenyataan. 

SEPAKBOLA SEBAGAI KENDARAAN POLITIK

                Macan asia begitulah julukan yang sempat disandang oleh timnas merah putih sekitar tahun 50-an sampai 60-an , timnas Indonesia begitu perkasa dibanding lawan-lawannya dari negara lain , Indonesia begitu disegani , sampai negara lain jika bertemu Indonesia hanya berharap-harap cemas menjadi bulan-bulanan timnas .
            Banyak prestasi yang sudah timnas raih pada saat itu , dari meraih juara pada turnamen Merdeka hingga meraih medali perak asian games 1966 . bahkan pemain timnas Indonesia pernah dipanggil badan sepakbola asia yaitu AFC untuk menjadi pemain all star pada tahun 1967-1968 . timnas begitu dibangga-banggakan oleh para masyarakat Indonesia , bahkan sepakbola menjadi jembatan penghubung dan pemersatu bangsa .
                   Keadaan itu berbanding terbalik dengan sekarang , carut marutnya persepakbolaan nasional diyakini penyebab buruknya prestasi timnas , mulai dari kepengurusan sampai dualisme kompetisi . Sepakbola nasional kini hanya sebagai kendaraan politik bagi sebagian kalangan , dualisme kompetisi kini hanya sebagai pertarungan partai-partai tertentu untuk terus eksis dikancah politik negeri ini . Sungguh miris karena talenta-talenta berbakat negeri ini harus terbuang sia-sia karena politik semata , tidak ada yang mau mengalah satu sama lain menjadi bumbu petinggi negeri ini , “yaa , mungkin karena gengsi satu sama lainnya “ .
            Tak pelak timnas kini hanya mengandalkan pemain-pemain yang berada dibawah naungan organisasi sepakbola terbesar nasional yaitu PSSI , padahal jelas-jelas semua anak negeri ini boleh membela bangsa dan negaranya dibidang apapun tak terkecuali sepakbola . Para pemain naturalisasipun sebagai cara instan untuk meraih  dan mengangkat prestasi timnas garuda ,tetapi hingga kini hanya angan-angan semata , prestasi timnas tetap bobrok karena pembinaan yang berasaskan politik .
            Seharusnya mereka semua sadar dengan apa yang mereka buat , karena telah menghancurkan prestasi anak negeri ini . semoga masih bisa mendengar lagu Indonesia Raya berkumandang dinegeri orang . Garuda didada , salam satu jiwa !! .


TELEVISI DUNIA KEDUA


            Tayangan televisi masa kini memang sudah beraneka macam tayangan , ada yang dari segi menghibur dan dari segi berita , tayangan untuk anak-anak juga ada tetapi hanya sedikit dari sekian banyak tayangan televisi . Padahal tayangan untuk anak-anak seperti edukasi tersebut bisa memacu perkembangan otak mereka .
            Bagi televisi yang sudah menayangkan program anak-anak pun mereka hanya menanyangkan secara sederhana saja , jauh dari yang dinamakan edukasi , yang ada setiap hari televisi menanyangkan adegan-adegan yang seharusnya tidak ditonton oleh anak-anak dibawah umur karena sangat tidak mendidik , lagipula adegan-adegan tersebut menjurus kepada kekerasan yang nantinya malah akan dicontoh oleh mereka dikehidupan sehari-harinya .
            Mungkin dari segi baiknya tayangan televisi sekarang sudah lebih dewasa untuk memberi simbol-sombol atau peringatan-peringatan kepada penontonnya , khususnya kepada para orangtua yang bisa mengawasi anak-anaknya dari simbol-sombol atau peringatan-peringatan tersebut pada layar televisi . Biasanya televisi mencantumkan simbol seperti D yang berarti tontonan untuk orang yang sudah cukup umur atau DEWASA , simbol lainnya seperti R/BO yang berarti tayangan tersebut dapat ditonton dari umur atau kalangan REMAJA dan juga dapat dibimbing oleh orang tua saat dia menonton televisi tersebut , dan yang terakhir adalah simbol A yang berarti tayangan tersebut khusus untuk tayangan ANAK-ANAK yang jauh dari kesan kekerasan .
            Sepatutnya disetiap keluarga terutama orangtua itu sendiri dapat menjaga anak-anaknya dari tayangan televisi yang bukan dari kalangan umurnya dengan selalu mengawasi saat dia menonton televisi , membuat jadwal menonton televisi sehingga pengaruh buruk terhadap tayangan dapat diminimalisir serta tidak mengganggu jam belajar mereka , dan yang terakhir menertibkan jam tidur anak tersebut agar tayangan televisi pada malam hari yang mungkin tidak terawasi oleh orangtua tersebut . 

         
          

PENCITRAAN ATAU RASA SIMPATIK KEPADA RAKYAT
           
Dalam akhir belakangan ini banyak sekali berita dimedia cetak dan elektronik memberitakan tingkah laku para pemimpin kita . bermacam macam tingkah pola para pemimpin adalah yang tidak mau menggunakan fasilitas pemerintah dimana fasilitas tersebut bisa dia pakai selama menjabat , bahkan sampai ada yang kekantor menggunakan ojek . ya katanya sih untuk menghindari macet .
Dalam sepekan terakhir banyak juga berita yang memberitakan masalah ketegasan kepemimpinan  saat ini , ada juga yang sampai mengunggah video rapat ke youtube , dimana dalam video tersebut pemimpin tersebut bersikap tegas dalam memimpin rapat , tetapi banyak juga yang mengatakan hal tersebut  berlebihan karena mereka seorang pemimpin yang harusnya tidak boleh berkata dengan bernada tinggi atau mengancam .
            Nah , yang demikian tersebut apakah termasuk kedalam pencitraan atau rasa simpatik kah kepada rakyat ?? . 
Kalau dilihat dari sisi positifnya sih mereka ingin menunjukkan bagaimana rasa simpatik kepada rakyat , dengan berbuat demikian mereka menganggap nantinya akan dekat kepada rakyat tetapi apakah semua berpendapat demikian  .
            Sebagian berpendapat bahwa para pemimpin itu hanya mencari pencitraan semata . padahal kalau dilihat dari sejarahnya , pemimpin yang tegas hanya ada pada masa presiden soekarno , yang mampu mengemban tugas dengan amanah serta dekat kepada rakyat . mungkin pemimpin seperti itulah yang bisa menjawab semua permasalahan negeri ini . apakah masih ada pemimpin yang demikian ?? .

Sunday, 11 November 2012


Budaya Berbahasa di Indonesia

          Dewasa ini banyak sekali bahasa-bahasa yang mungkin dikatakan sebagai “bahasa gaul”, bahasa yang sering sekali dipakai oleh anak-anak kalangan remaja.
Banyak remaja sekarang ini kurangnya memahami bahasa yang baik dan benar atau bisa dikatakan hilangnya EYD dalam budaya berbahasa pada remaja.
Sangatlah disayangkan apabila kita keluar dari penggunaan EYD karena bagaimanapun juga EYD sangat-sangatlah dipakai dimanapun dan oleh siapapun kita berbicara.
Kurangnya pemahaman tentang EYD karena beberapa faktor yang diantara adalah pergaulan yang dinilai semakin tidak pada aturan penggunaan EYD. Budaya berbahasa di Indonesia dinilai jauh sekali dibandingkan negara-negara lain. Bukanlah sekedar penggunaan EYD saja atau bahasa baku yang dipakai sehari-sehari, tapi kita tertinggal jauhdengan negara tetangga kita yang sehari-harinya menggunakan bahasa inggris. Contohnya Singapura, kini mayoritas penduduk di Singapura menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari dalam berbicara.
Jangankan untuk berbicara dalam menggunakan bahasa inggris, penggunaan bahasa baku dan EYD dalam berbicara sehari-hari saja kadang kita melupakannya sehingga kadang orang asing pun yang bisa berbicara menggunakan bahasa Indonesia tidak banyak yang paham.



Terlebih di jaman sekarang ini bermunculan bahasa-bahasa baru , contohnya seperti bahasa alay . fenomena tersebut sudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari remaja di indonesia dalam berbahasa .

Karena remaja sekarang sering menggunakan bahasa Alay dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan, menyebabkan para remaja menjadi sulit menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar . Banyak dari mereka yang lancar dalam penggunaan bahasa Alay, tetapi sangat kesulitan dalam berbahasa Indonesia.
Masyarakat berlainan pendapat dalam menghadapi hal tersebut, ada yang menerima bahasa tersebut dan ada juga yang merasa terganggu. Bagi mereka yang menerima bahasa Alay beralasan karena mereka menganggap itu merupakan kreativitas. Jadi, biarkan saja kaum muda itu menggunakan bahasa sandi mereka sendiri yang ditujukan kepada komunitas mereka sendiri saja . Sedangkan bagi masyarakat lain yang merasa terganggu dengan bahasa Alay, menganggap bahasa Alay sangat sulit dipahami,  juga penulisan dengan huruf alay sangat menyulitkan bagi beberapa orang untuk membacanya dan juga akan merusak tatanan berbudaya berbahasa di indonesia .
Contoh dari ciri-ciri bahasa alay yaitu dengan menggunakan angka untuk menggantikan huruf. Contoh: “4p4 k4B4r 53mU4 ?”. Kapitalisasi yang sangat berantakkan. Contoh:”bAhAsA InDoNesIA” .
Sebagai kesimpulan menurut pribadi saya adalah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar harus diajarkan sejak dini , agar bisa memahami penggunaan EYD dan bahasa yang baik dan benar . Dan ada baiknya pengaruh bahasa asing , alay dan sebagainya bisa disikapi dengan positif untuk terhindar dari penggunaan bahasa yang menyimpang dari bahasa indonesia .



Monday, 29 October 2012

openGL



v GARIS VERTICAL

Untuk membuat garis Vertikal Sintaks yang digunakan adalah :
glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f); sintaks pertama ini digunakan untuk memilih warna yang berfungsi membersihkan latar dalam mode RGBA]
-         glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT); untuk membersihkan layar latar belakang dengan warna hitam
-         glPushMatrix (); Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar
-         glClearColor(1,1,1,0); berfungsi untuk menentukan warna garis/titik
-         glColor3f(1,1,1); // untuk menentukan warna garis/titik
-         glBegin(GL_LINES); untuk menggambar garis dari titik yang digunakan atau yang telah ditentukan
-         glVertex3f(0.10,10.0,13.13); digunakan untuk menentukan titik awal yang telah ditentukan.
-         glVertex3f(0,0,0.0); untuk menentukan titik akhir
-         glEnd (); untuk mengakhiri gambar garis dititik akhir 
-         glPopMatrix (); Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar
-         SwapBuffers (hDC); digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar
-         Sleep (1);

Tekan tombol F9 , file yang akan di compile kemudian di save, lalu jalankan kembali dengan menekan tombol yang sama F9. jika tidak terdapat error maka akan  menghasilkan output :


OUTPUT VERTICAL :





v GARIS HORIZONTAL
v  Untuk membuat garis Horizontal
v  -         glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f); untuk memilih warna yang digunakan untuk membersihkan latar dalam mode RGBA
v  -         glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT); untuk membersihkan layar latar belakang dengan warna hitam
v  -         glPushMatrix(); Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar
v  -         glClearColor(1,1,1,0);  untuk menentukan warna garis/titik
v  -         glColor3f(1,1,1); // untuk menentukan warna garis/titik
v  -         glBegin(GL_LINES) untuk menggambar garis dari titik yang digunakan 
v  -         glColor3f(0.0f, 0.0f, 1.0f);
v  -         glVertex3f(-0.6f, 0.0f, 0.0f);  untuk menentukan titik awal yang digunakan 
v  -         glColor3f(0.0f, 0.0f, 1.0f); untuk menentukan titik yang digunakan
v  -         glVertex3f(0.6f, 0.0f, 0.0f);  untuk menentukan titik akhir yang digunakan 
v  -         glEnd();  untuk mengakhiri gambar garis dititik akhir 
v  -         glPopMatrix(); Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar
v  -         SwapBuffers (hDC); digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar
v  -         Sleep (1);
v   
v  Tekan tombol F9 , file yang akan di compile kemudian di save, lalu jalankan kembali dengan menekan tombol yang sama F9. jika tidak terdapat error maka akan  menghasilkan output :


OUTPUT HORIZONTAL :




v GARIS DIAGONAL

Untuk membuat garis Diagonal
-         glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f);   untuk memilih warna yang digunakan untuk membersihkan latar dalammode RGBA
-         glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT); untuk membersihkan layar latar belakang dengan warna hitam
-         glPushMatrix (); Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar
-         glClearColor(1,1,1,0); untuk menentukan warna garis/titik
-         glColor3f(1,1,1); // untuk menentukan warna garis/titik
-         glBegin(GL_LINES); untuk menggambar garis dari titik
-         glVertex3f(0,0,-0.8); untuk menentukan titik awal
-         glVertex3f(9.9,8.9,0.1); untuk menentukan titik akhir
-         glEnd (); untuk mengakhiri gambar garis dititik akhir
-         glPopMatrix ();  Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar
-         SwapBuffers (hDC); digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar
-         Sleep (1);

Tekan tombol F9 , file yang akan di compile kemudian di save, lalu jalankan kembali dengan menekan tombol yang sama F9. jika tidak terdapat error maka akan  menghasilkan output :
OUTPUT DIAGONAL :